Posted by: SUARA BURU SELATAN Posted date: Wednesday,
January 18, 2017 / comment : 0
Kabupaten Buru selatan siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an
(MTQ) Tingkat Provinsi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bursel, Syahroel Pawa kepada wartawan
di sela-sela peninjauan pembangunan kantor Bupati baru di Kilometer 2 Kecamatan
Namrole, memastikan pelaksanaan kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Maluku di
Kabupaten Bursel akan berlangsung akhir bulan April 2017 nanti.
“Dari informasi terakhir yang dilaporkan oleh Kabag Humas (Arens
Solissa-red), MTQ akan berlangsung sekitar tanggal 29 - 30 April 2017. Jadi,
akhir April 2017,” kata Pawa kepada wartawan, Selasa (17/01) di Kantor Bupati
Baru Kilometer II Namrole ketika meninjau pembangunan kantor yang direncanakan
akan dipergunakan sebelum pelaksanaan MTQ itu.
Menyangkut pelaksanaan kegiatan itu, maka Pemda Bursel maupun panitia
Kabupaten terus mengupayakan berbagai kebutuhan pembangunan guna mendukung
pelaksanaan event tingkat provinsi pertama di Kabupaten yang kental dengan
budaya Kai Wait (persaudaraan) itu.
Bahkan, Sekda pun memastikan bahwa semua pembangunan fisik di lokasi
kegiatan yang berlokasi di depan Kantor Bupati Bursel yang Baru tersebut,
maupun fasilitas penunjang lainnya akan tuntas dikerjakan sebelum pelaksanaan
momentum keagamaan itu.
Sebab, menurut Pawa, berbagai pekerjaan fisik yang harus dikerjakan tidak
terlalu sulit sehingga pihaknya tetap berharap dapat selesai sesuai target yang
harapkan.
“Ini bisa, yang lama inikan pekerjaan dibawa. Sedangkan pekerjaan diatas
itukan serba baja beton dan mereka sudah rakit sekali. Jadi, pasti selesai
sebelum pelaksanaan kegiatan MTQ,” katanya penuh yakin.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kabupaten Bursel Mansur
Mony kepada wartawan mengaku bahwa agar para kafilah yang mewakili Kabupaten
Bursel dalam ajang tersebut bisa mengukir prestasi gemilang, maka dalam waktu
dekat para kafilah asal Bumi Fuka Bipolo sebanyak 48 peserta akan dilatih di
salah satu pesantren di daerah Jawa. Proses pelatihan itu akan segera dilakukan
setelah anggaran yang disediakan Pemkab Bursel dicairkan.
“Para Kafilah asal Kabupaten Bursel sebanyak 48 orang nantinya akan
mengikuti pelatihan pada salah satu pesantren di Jawa dan pelatihan itu akan
segera dimulai setelaha anggaran yang disediakan Pemkab Bursel dicairkan. Dan
semua mata Lomba yang akan dipertandingkan dalam ajang itu akan diikuti oleh
peserta asal Kabupaten Bursel”. kata Mony (SBS-01)